Sheva…. Miss U…

October 4th, 2006 by dharumay

beberapa bulan yang lalu… seorang shevchenko pindah dari Milan, saat milan sedang terkena badai calciopolly… tadinya gua mikirnya sheva ngga setia sama Milan… tapi lama kelamaan gua cukup berusaha berbijaksana… karena kalo dipikir-pikir Milan-nya juga sih yang secara ngga langsung nyuruh sheva buat pindah… gua juga akan begitu juga kalo dibiarkan terlalu lama menunggu seperti itu… tadinya gua mikirnya juga sheva hanya pindah sementara doang, toh hatinya dia tetep di Milan…tapi beberapa minggu yang lalu nampaknya berubah… dia mencetak gol dengan mencium badge klub barunya itu, dan dari sinar matanya dia bahagia sekali… huh… mungkin memang sheva sudah benar-benar melupakan Milan, dan udah settle banget di klub barunya itu… Gaji lebih tinggi, fasilitas lebih bagus… tapi apakah keceriaan suasana disana sama bagusnya dengan di Milan…??… anyway… nampaknya gua harus melupakan seorang Sheva… dia ngga mungkin banget balik lag ke Milan… secara umurnya udah 30 gitu kan… mungkin dia akan menghabiskan “masa”-nya disana…. gua hanya bisa mengenang gol-gol yang pernah dia ciptakan disini… assist yang pernah dia buat… cara dia menciptakan gol… merayakan gol… mungkin itu semua tinggal kenangan bagi gua…. Milan pun sekarang ngga terlalu produktif lagi kaya dulu, walaupun ada seorang Oliviera… tapi tetep dia bukan Sheva….. kangen gua melihat lo bermain disini Shev…!!… gua sayang sama lo Shev… dan harus melupakan lo, tapi tetep mengenang…. kata temen gua sih, itu semua akan menjadi jejak langkah dibelakang gua… ngga bisa diulang… hanya bisa dikenang….

-DharmaKangenSheva-

Diambil dari catatan awal Agustus…

August 20th, 2006 by dharumay

It’s been almost a few month and I’m still don’t understand what the hell was happend in my life… feel like F*ckn vegetables down here on the farm… and I getting drift on this f*ckn waves of bored…
Bulan July ini… sepertinya semuanya mulai pergi…. teman… sahabat… keluarga… sudah mulai meninggalkanku… satu persatu mereka telah mulai menemukan penggantiku… dan segala Nikotin, Tar,… semakin membuat gua ngos-ngosan… tenggelam dalam alkohol… aqua libre… tonik rasa buah… dan semakin membuat banyak timbunan diperut ini…
segala kreasi gua mandek… "minke-Annelies" ngga selesai… "sungai borneo" sama aja… dan urusan KL mentok…
Mereka yang mengaku menyayangi gua… akan selalu ada saat apapun… huh… hanya isapan jempol belaka… The Fact is… mereka tidak pernah mau tahu apa yang sedang ada dihati ini… hanya ada saat gua "minta"… intinya temen sih banyak… tapi yang bener-bener sejati…??… NONE…!!..
Segala tawa… ria… canda… hanya suatu "Kamuflase" gua biar ngga merasa seperti "pengemis" dimata mereka…
Ok…!!… silahkan… silahkan pergi… ngga ada hak bagi gua untuk menahan kalian semua pergi… pergilah kalian semua dalam damai… gua akan tetap disini… seperti ini… dan akan terus bertahan diantara badai yang menerpa… Entah sampai kapan gua masih bisa bertahan dengan "cuaca" seperti ini…. mungkin sampai usia 28…??…
Musim ini kehidupan gua liar banget… dan liar itu menciptakan kehancuran… mulai dari tifes bangsat itu… paru-paru dan ginjal yang udah ngga berfungsi sebagaimana mestinya… hasilnya hilang 7 dari 20 sks… semakin menambah jauh garis finish itu…

"I may never find all the answer, I may never understand why…??
I may never prove what I know to be truth… but…
I know that I still have to try…"

Jenderal Dharumay sekarang sedang terluka oleh beberapa peluru yang menembus dada… tapi luka seperti ini ngga membuat sang Jenderal mati…

(suatu tempat pinggiran jakarta selatan… hilang beberapa ratus ribu… dan berganti bersloki Martini dan Vodca…)

Awal Agustus 2006
01:54 a.m

-dharumay masih baik-baik saja-

May Day Every Day, In My Life…!!

August 5th, 2006 by dharumay

 

Musuh semakin dekat… menyisir setiap ruang gerak… dan semakin
lama pasukan gua terpojok… sementara tameng itu belum jadi…
trisul-trisula andalan masih tumpul… ngga ada sesuatu untuk
bertahan… apalagi untuk menyerang balik…
Ally-ally gua ngga
ada… semuanya "change diplomatic in to neutral" ke gua… ngga ada
yang bisa diminta bantuan… sementara pasukan gua lelah karena terlalu
lama mengulur waktu… segala semangat, ke-solid-an, keberanian bala
tentara gua yang gua bangga-banggakan dahulu semakin menipis… tinggal
segelintir asa yang masih terdapat pada jiwa panglima perang gua yang
masih bisa gua andalkan…
Apakah cukup untuk menahan serangan musuh
yang akan datang secara tiba-tiba…??… sekali lagi, hanya waktu yang
dapat memberi jawaban… yang jelas Dharumay’s Troops ngga boleh
hancur…!!… We’ll fight untill our last Blood…!!

-DharumayBlomPatahSemangat…!!-

Jika Seorang Wanita Menangis..

August 4th, 2006 by dharumay

Jika seorang wanita menangis dihadapanmu, itu berarti dia tak dapat menahannya lagi. Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis, dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu. Jika kamu membiarkannya pergi, dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu. Selamanya…. Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah, kecuali didepan orang yang amat dia sayangi, dia menjadi lemah. Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah, hanya jika dia sangat menyayangimu, dia akan menurunkan rasa egoisnya.
Lelaki, jika seorang wanita pernah menangis karena mu, tolong pegang tangannya dengan pengertian, dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu. Lelaki, jika seorang wanita menangis karenamu, tolong jangan menyia-nyiakannya. Mungkin karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya.
Saat dia menangis didepanmu, saat dia menangis karnamu, lihatlah matanya…. dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya? Pikirkan…. wanita mana lagikah yang akan menangis dengan murni, penuh rasa sayang, didepanmu dan karenamu…… dia menangis bukan karena dia lemah, dia menangis bukan karena dia menginginkan simpati atau rasa kasihan, dia menangis, karena menangis dengan diam-diam tidaklah memungkinkan lagi.
Lelaki, pikirkanlah tentang hal itu, jika seorang wanita menangisi hatinya untukmu, dan semuanya karena dirimu, Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya, hanya kau yang tahu jawabannya…. Pertimbangkanlah, Karena suatu hari nanti mungkin akan terlambat untuk menyesal, mungkin akan terlambat untuk bilang ‘MAAF’

Tulisan di atas adalah tulisan yang dikirim oleh sahabat lama gua yang udah almarhum…. Sayang saat itu gua ngga begitu mengerti maksudnya apa…??…  Gua harap ini bisa menjadi bahan pertimbangan buat temen-temen gua, atau siapapun yang membaca tulisan ini… bahwa segala hal yang kita rencanakan se-sistematis-pun ngga akan bisa terwujud secara perfect… tadinya niat hanya untuk membuat orang lain untuk tidak cengeng… malah efeknya lebih besar dari itu… terlalu lama gua membiarkan segalanya dalam ketidakpastian dan kamuflase… gua pikir 19 bulan cukup untuk membuat suatu pondasi yang kuat menahan gedung tinggi dari terpaan badai…. Ternyata… ya gitu lah…
Syin… where ever you are now… thanks ya tulisan lo itu… gila, gua ngga nyangka, kalo ternyata tulisan lo itu baru gua bisa ngerti sekarang…. Sorry ya Syin… lo udah ngga ada sekarang… dan gua udah ngelanggar kata-kata gua sama lo… I’m turn in to Alcoholic again… you know.. smoking ganja, drinking vodca… and another shit like that… gua lagi rapuh syin… maafkan kelakuan gua sekarang… tau sendiri kan, kalo orang lagi rapuh dan ngga ada sandaran gimana… tapi nyantai Syin… gua juga ngga mau masuk RSKO lagi, lagi pula juga ngga bakal ada yang mau berbaik hati menjenguk gua nantinya…. He..he… All I Need Is a Little patient…
Ternyata gua masih bisa nangis Syin… tapi tetep optimis dan piss..!!… hanya sekarang lagi membiarkan saja setan-setan itu menggerogoti gua, sampe mereka puas… baru gua lakukan “counter attack”… to get “back on track…!!”…. maaf ya semuanya, kalo kelakuan gua tolol… I’m Just A Human Being….!!

(Dan Seorang Kaka’ pun mungkin akan pindah dari Milan, saat tim ini sedang terkena badai, walaupun meninggalkan Milan bagi Kaka’ akan menjadi sesuatu yang amat berat…)

-DharmaBlomAbis…!!-

Syintul Always In My Memory…!!

July 7th, 2006 by dharumay

6 July 2006

    Salah satu pintu kamar dalam hati gua udah tertutup… terkunci… karena penghuni kamar itu sudah pergi… Hari ini seorang Shinta Prameswari… yang merupakan teman… kakak… dan sahabat gua pergi dengan tenang untuk menghadapNya…karena penyakit yang diderita berbulan-bulan yang lalu….
    Masih segar dalam ingatan gua bagaimana kami dulu bersama para Adrenaliner biasa bercanda, tertawa… bernyanyi dan menghilangkan segala kepenatan dunia ini…
    Terakhir kali gua bersama dia pada saat ulang tahunnya Oktober 27 kemarin di telefon… dia minta dinyanyikan lagu-lagu Slank… dan seperti biasa dia nyanyi gua maenin gitar… dan mulailah lantunan dari Orkes Sakit Hati, Mawar Merah, Terlalu Manis, Anyer 10 Maret dan Kamu Harus Pulang kami nyanyikan bersama…
    Gua inget dia pernah bilang… "Bang dharma kapan ya lo ngajak gua ke Mandalawangi… pengen banget ngeliat edelweis di ketinggian 3000 mdpl nih.."
    Sorry ya Syin.. gua belum bisa mewujudkan itu.. karena lo udah keburu pergi… God Damn..!! gua masih ngga percaya dengan hal ini Syin… siapa lagi yang mau nyanyi kalo gua lagi maenin lagu Slank…??… siapa lagi yang gua ajak ngobrol tentang keluh kesah gua…??
    Ngga sadar tadi pas gua maen gitar dengan lagu Slank… ngerasa lo ada di deket gua… dan ngga kerasa tiba-tiba keluar air dari mata gua…
    Syin… lo akan selalu ada di ahti kami para Adrenaliner… segala keceriaanmu ngga akan kami lupakan… terlebih lagi gua…!!
    Selamat jalan teman… semoga kau tenang disana… dan ditempatkan disisiNya yang Mulia..!!… Hanya doa yang dapat kami bekali untuk menyertaimu kehadapannya… mungkin sepenggal lirik "Terlalu Manis" bisa gua tulis sebagai penutup tulisan ini…
    "Dimalam yang dingin dan gelap sepi… benakku berkhayal pada kisah kita…. terlalu manis untuk dilupakan kenangan yang indah bersamamu takkan terlupakan…"

    Gua Sayang sama lo Syin…!!

"Ku kejar kau takkan bertepi, Menggapai mu takkan bersambut… Sendiri membendung rasa ini… Sementara kau membeku…"

Scratch… 7 July 2006

-DharumaySayangSyintullSahabatnya-

Danke Podolski…!!

June 24th, 2006 by dharumay

Malam yang kembali cerah, setelah se-sorean ini dilanda hujan lebat didaerah sini… bintang kembali bermunculan, sesaat setelah gua keluar dari rumah ini, mengantar seorang teman kembali ke kostnya… dan sesaat itu pula wasit meniup peluit panjang… sorak sorai didalam hati… setelah terduduk dikursi selama 90 menit.. ditemani beberapa kawan, dan beberapa batang Gudang garam Signature, beserta beberapa gelas Red Wine yang gua tengguk…
Danke Podolski…!!… kompak sekali kau dengan Klose malam ini.. semoga segala kekompakan ini terus berjalan sampai Final… dan kembali mengangkat trofi yang sudah 16 tahun tidak terangkat itu…. maaf buat Sweden.. anda bermain bagus, dan sempat mendapat peluang lewat titik 12 pas… hanya kematangan mental yang berpengaruh malam ini…
Good Game… thanks for the both team that showing a great game tonight… and just let the best team win….

Viva Deutchland…!!

Jam Satu Malam, Di Depan “Scratch”

June 8th, 2006 by dharumay

Malem ini gua susah
banget tidur, memang selama beberapa minggu ini gua selalu tidur subuh… tapi
malem ini beda… terus keinget beberapa hari kemarin, dimana kami duduk berdua
di sitje depan rumahmu… dan kembali bercerita-cerita tentang apa saja… tentang
hidupmu, dan hidupku…. Dan akhirnya mendiskusikan tentang Bunga dan Rumput itu…
memang Bunga dan Rumput itu beda, tapi bagi gua hanya beda fisik saja… toh
keduanya sama-sama tumbuhan.. orang lain mungkin cenderung lebih memilik
menaruh Bunga didalam pot hatinya.. tapi gua… Rumput pun bisa saja gua tanam
didalam pot hatiku…. Intinya tidak perlu bunga yang indah untuk bisa kutanam
dalam hati ini… rumput pun bisa… asal dia bisa memberi kesegaran buatku… dan
mewarnai hidupku… pasti akan kubalas dengan siraman air kasih sayang, agar dia
terus dapat tumbuh didalam pot hatiku…. Semenjak bulan lalu, dimana kita
pertama kalinya berjalan bersama-berdua… gua jadi lebih nyaman berada
didekatmu… ada sesuatu dari dalam dirimu yang membuat orang lain bisa
menyayangimu… tapi ya itu… gua harus bisa mayakinkan pada diri gua sendiri,
bahwa untuk sesuatu yang lebih itu tidak mungkin (walaupun kemungkinan itu pasti
ada)…. Saat ini gua lebih nyaman dengan keadaan seperti ini… lebih suka selalu
ada bersamanya, bercerita-cerita tentang apapun didunia ini… karena dia sudah
merupakan bagian lain dari hidupku… dan gua tau dia sudah mengetahui tentang
hal itu… thanks ya “_ _ _”… sudah mau menjadi bagian lain dari diriku… satu
jiwa lain memasuki kehidupan gua, semoga dia dapat mewarnai kehidupan gua
dihari-hari esok… “Annelies Mellema Hammers” sudah berlayar, dan masuklah
“Prinses Van Kasiruta” kedalam kehidupan ku… dan gua ngga mau sesosok makhluk
seperti “Jaques Pangemanann” merusak semuanya….. ngga
akan gua biarkan…..

-semoga persahabatan ini
sejati-

Bangsat

June 4th, 2006 by dharumay

Ngga ada pulsa..
Ngga ada makanan..
Ngga apa-apa diruangan ini selain komputer yang sangat lemod ini, dengan monitor yang sering berubah warna…
Ngga ada temen ngobrol…
Ngga ada bensin buat kmana-mana…
Ngga ada rokok..
Ngga ada sesuatu buat dipeluk-peluk..

Bangsatlah malem ini… dingin banget lagi….
Bagaimanapun ini belum seberapa, dengan mereka yang ada di jogja, bantul.. dan sekitarnya…
Dan bagaimanapun juga gua harus tetep bersyukur dengan apa yang ada aja….

Selamat Jalan Opa….

May 1st, 2006 by dharumay

30 April 2006, mendung kembali menghampiri… kaget juga dapet kabar dari seorang sahabat yang bilang… "dhar.. liat berita hari ini ngga… Om Pram Meninggal… ya cerita Minke2 abis dong…"… dan habis membaca itu gua terduduk lemas… padahal ada niatan beberapa hari ini gua mau maen ke utan kayu, pengen bertemu dan berdiskusi secara langsung sama seseorang yang sudah menjadi inspirasi gua, yang bisa mengetuk pintu hati gua, menyadarkan, mengobarkan semangat gua, untuk kembali bangkit dari segala keterpurukan…. Pramoedya Ananta Toer… seorang yang sangat berarti bagi gua, karena menurut gua beliau lebih dari seorang sastrawan… kalau gua diperkenankan untuk berbicara kepadanya, gua pengen bilang… "Om Pram… terima kasih atas segala inspirasi dan semangat yang diberikan, gua disini akan selalu berusaha membangun kembali bangsa ini dari segala keterpurukan, seperti apa yang sudah Om pernah ceritakan dalam Jejak Langkah, dan terima kasih juga atas cerita Annelies dalam Bumi Manusia Om…. selamat jalan Om….. setiap hembusan nafas, setiap aliran darah, dan setiap detakan jantung… gua akan selalu mengingat dan menghormati mu Om…"… ya selamat jalan Pramoedya Ananta Toer, semoga gua bisa dipertemukan di kehidupan selanjutnya dengan mu… gua akan selalu menunggu saat-saat itu…
Dan hari ini pun langit membasahi bumi manusia ini….

-Air mata ini bukan berarti perjuangan telah habis-

Biru….!!

February 13th, 2006 by dharumay

Entah kenapa gw berada diantara hamparan padang rumput, dan liat ke atas semuanya biru…. Sejauh mata memandang yang bisa dilihat bocah-bocah yang gembalakan ternak, ada yang berenang di kali…. Dan semuanya terlihat bahagia…. Angin sepoi-sepoi membelai rambut gw… enak banget… sekilas beberapa pandangan kasat mata di kejauhan…. Ada sesuatu yang gw kenali disitu…. Yup itu dia Bobal, Heru “kondom”, nyamperin gw sambil bawa-bawa gitar…. Dan akhirnya gw be-tiga nyanyiin lagu-lagu yang dulu biasa gw nyanyiin sama mereka…. Dan ada sesuatu yang melorot dari celananya si kondom… he…he… ini dia “sahabat” kami ber 3 dari dulu… selinting ganja dan beberapa tembakau “unknown label” buat ngeraciknya…. Tapi yang gw heran ngga ada satupun dari kami yang berniat menikmatinya…. Mungkin karena suasana disini yang emang udah enak, dan ngga perlu dibikin “ngefly”, karena emang suasananya udah kaya di sorga…. Dan yang herannya lagi itu “sahabat” dibuang begitu aja…. Kondom bilang “biarlah… ilang goceng-ilang goceng dah…!”… dan kami bertiga ngelanjutin nyanyi-nyanyi, cerita-cerita waktu SMP dulu…. Tentang Pa Suryadi (biasa dipanggil Botel) dan guru-guru di BK (bimbingan Konseling), yang ga pernah absen buat nyeramahin kita…. Anak-anak tongkrongan Pull, pembantaian anak 12 wijaya, dan 13 Mei,  tentang Polsek Jak-Sel dan acara “pemaksaan makan cabe pedes itu”…. Dan push-up, sit-up, back-up, scoat jump… hadiah dari bapak-bapak trantib atas jasa kita ngamen, dan “markirin mobil” di “turn over” kemang… sampe agen Pa Djoko… yang baik banget dah ngasi kerjaan loper koran… padahal abis gitu duitnya bakal beli ganja, dan minuman doang…. Huaha…. Tapi lama-kelamaan kami be 3 mikir… semuanya emang enak di lakuin, tapi ngga ada manfaatnya sama sekali, dan Bobal tiba-tiba bilang “Memulai belajar sejak kecil seperti memahat di atas batu, dan memulainya sesudah tua seperti menulis di air”…. Dan lagi-lagi gw bilang “sebaik-baiknya orang, adalah yang bisa bermanfaat buat orang banyak”….. sedangkan kejadian masa lampau sama sekali ngga bisa bermanfaat buat orang banyak…. Gw harus bisa bikin sesuatu yang bermanfaat buat orang banyak…. Tiba-tiba mereka berdua cabut, dan bilang “dhar..!! tetep ikutin kata hati lo… dan jangan lupa jagain nyokap, dan orang yang lo sayang..!!”….. lalu mereka pergi…. Tinggal angin sepoi-sepoi dan lembah biru ini yang tetep nemenin…. Dan samar-samar denger suara nyokap… “dharma… ayo… papa udah siap dari tadi tuh”…. Dan gw akhirnya terbangun…. Jam setengah lima Jam dinding gw…. Cuci muka… manasin motor… trus nganterin bokap ke Ramanda buat berangkat kerja…. Di perjalanan pulang… otak gw menghayal lagi…sambil keinget mimpi gw semalem…. Tapi sayang mimpi dan kenyataan berbeda banget situasinya sekarang… dalam mimpi gw semuanya serba alami, terbuka, anti polusi, dan masih serba perawan !!… tapi sekarang ngga ada yang alami… pagi-pagi gini asep truck di depan kaya babi banget… jalanan aspal dah pada bolong-bolong… jalan harus hati-hati buat menghemat Ban, Pelek, dan Softbraker, mau berenang di Sungai airnya ngga ada yang Jernih, yang ada gw bisa kena penyakit, di Utara laut udah ngga biru lagi, semua daerah Hijau udah di babat buat Mall, Plaza, Apartemen, Lap. Golf, ngga heran kalo sering banjir…. Sumpek.. mumet.. ngga heran juga kalo orang-orang banyak yang stress… ah bangsat semuanya…. Andai Indonesia bisa balik “alami” lagi… khususnya di Jakarta tercinta ini….!!

-Miss All Best Time That We’ve Got-